Bagaimana Cara Membuat Kandang Postal Yang Baik?

Kandang ayam adalah tempat hewan peliharaan kita tumbuh dan berkembang. Tempat yang nyaman dan bersih tentu akan menumbuhkan ayam kita dan tumbuh lebih baik.

Ada tiga jenis nama kandang ayam yang dijelaskan dalam artikel ini. Dan disini akan kita bahas satu persatu.

1. Sangkar surat

Karena kandang ini tidak memiliki slingyard, pemeliharaan sistem ini membuat ayam tetap berada di dalam kandang sepanjang hari.

Apa itu sangkar surat?

Kandang pos adalah jenis kandang ayam yang berbahan dasar sampah.

kandang postal
sumber: hobiternak.com

Litter adalah sistem kandang peternakan unggas yang lantai kandangnya dilapisi dengan sekam padi, serutan gergaji, jerami padi dan bahan lantai lainnya.

Bahan yang digunakan untuk limbah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: kering, berdaya serap tinggi (berpori), tidak berbau, bebas debu. Oleh karena itu, bahan yang biasa digunakan untuk sampah biasanya cangkang, potongan jerami, serutan kayu, dan rumput kering.

Kandang surat dengan kotoran untuk ayam pekerja

Serasah yang baik harus dapat memenuhi beberapa kriteria. Artinya, sangat menyerap, lembut dan hangat sehingga tidak menyebabkan kerusakan dada, menyerap panas dan meratakan suhu di dalam kandang.

Keuntungan dari sistem ini adalah biaya yang relatif rendah, menghilangkan bau kotoran, mudah membuang kotoran saat kotoran kering, dan menahan panas di dalam kandang.

Kandang jenis ini lebih banyak digunakan oleh petani karena merupakan bentuk kandang sistem pos karena lebih mudah dan murah pembuatannya. Kandang ini menjadi favorit terutama bagi para peternak Ayam Joper.
Kekurangan kandang pos:

  • Penyakit ini menyebar lebih mudah. Koksidiosis, cacing, dll muncul.
  • Pemantauan kesehatan dengan tinja sulit diamati.
  • Ini rentan terhadap tekanan panas dan memiliki kepadatan kandang yang rendah per meter persegi.

Keuntungan dari kandang pos:

Bisa memelihara semua jenis ayam (ayam pedaging, petelur, ayam pedaging / layer breeder)
Mengurangi masalah lecet pada kaki ayam
Kurangi kanibalisme
Biaya investasi awal relatif rendah.

2. Kandang Kandang

Bangunan kandang berbentuk seperti deretan kandang, mirip dengan baterai, dan alasnya terbuat dari lubang (celah).

Keuntungan dari sistem ini adalah tingkat produksi individu dan kesehatan masing-masing terkontrol, mudah dikelola dan tidak mudah menularkan penyakit.
Kandang baterai tipe kandang cocok untuk pemijahan ayam. Telur mudah digulung dan risiko ibu menggaruk telur rendah.

Kandang baterai tipe kandang cocok untuk pemijahan ayam. Telur mudah digulung dan risiko ibu menggaruk telur rendah.

Kerugiannya adalah biaya produksi yang tinggi, ayam mungkin kekurangan mineral, dan banyak lalat.

Ini adalah kandang terpisah dan digunakan untuk memelihara ayam di produksi lapisan (layer).

Kandang individu yang digunakan untuk memelihara unggas disebut kandang baterai dan termasuk dalam kategori kandang kandang.

Karena struktur lantainya tipis dan landai, tanah jatuh ke dasar lantai dan telur keluar, sehingga telur mudah diambil tanpa repot bertelur.

Secara garis besar, ada beberapa jenis kandang ayam.

1. Sistem kandang terbuka (open house system)

2. Sistem rumah tertutup

3. Buka kandang depan

4. Kandang dengan dinding tirai

5. Kandang panggung

6. Kandang di kolam renang

7. Kandang dengan koridor tengah
Kekurangan Kandang Kandang:

  • Biaya investasi awal relatif mahal
  • Risiko ayam bisa kekurangan mineral
  • Lalat sering datang
kandang postal
sumber: hobiternak.com

Manfaat Kandang Kandang:

  • Mudah untuk mengelola kesehatan setiap ayam
  • Kemudahan pengelolaan
  • Penyebaran penyakit ini tidak mudah
  • Dalam hal pemijahan ayam, pemijahan mudah dan induk tidak mematuk telur.

3. kandang panggung

Sistem ini biasanya dibangun di atas kolam ikan. Bahan umum untuk alas lantai adalah bambu, yang dijajarkan untuk mencegah ayam jatuh.

Keuntungannya sisa pakan dapat dijadikan pakan ikan dan penyebaran penyakitnya relatif rendah.

Kerugiannya adalah jika alas bambu dipasang terlalu jauh, akan menyebabkan ayam jatuh dan biaya pembuatannya pun relatif tinggi.

Kandang ayam pedaging yang banyak dijumpai di Indonesia adalah kandang terbuka dengan sistem lantai jarang (full slat) atau sistem panggung dengan desain sebagai berikut.

sebuah. Panjang 50-100 m, lebar 7-10 m. Kandang yang lebih lebar memperlambat keluarnya udara kotor (air flushing).

b. Ketinggian kandang 4-5m di atas atap monitor.

c. Bahan penutup dengan efek konduksi terendah dan insulasi tertinggi dipilih. Pemilihan bahan kandang mempengaruhi timbulnya tegangan termal.

d. Blower atau kipas telah ditambahkan untuk membantu menghilangkan amonia, CO2, dan uap air dari dalam ke luar kandang untuk memfasilitasi pertukaran udara di dalam kandang.

Anda bisa menggunakan kandang pos untuk memelihara ayam umur 1-2 bulan sampai umur 4,5-5 bulan. Kandang ini memungkinkan anak ayam untuk bergerak lebih bebas. Kandang dilengkapi dengan puing-puing dan tikar kandang. Saat menggunakan kandang jenis ini, ukuran ruang kandang harus disesuaikan dengan jumlah ayam yang dipelihara.

Kandang pos biasanya kandang yang memiliki lantai di atas tanah atau semen, tetapi dilapisi dengan puing-puing. Sampah berfungsi sebagai penutup lantai untuk menjaga kehangatan di dalam kandang. Sampah biasanya dibuat dengan ketebalan 5 cm sampai 10 cm. Sampah ini harus diganti dengan yang baru setiap 6 bulan sekali. Untuk hasil yang lebih baik, 25% sampah di kandang dapat diganti dengan yang baru setiap 3 bulan.

Bahan yang digunakan untuk sampah adalah campuran pasir, kerang dan kapur. Proporsi sekam padi 80%, pasir 15% dan kapur 5%. Sekam padi menghangatkan ayam, kapur mencegah produksi gas amonia, membunuh bakteri, dan pasir mencegah penggumpalan.

Kandang pos berukuran 4m x 4m x 2,5m dapat digunakan untuk menampung 200 anak ayam mulai dari umur 1 bulan hingga anakan atau 2 bulan. Tingkat kepadatan yang digunakan pada keramba ini mencapai 12-13 ekor/m2. Kandang ini juga bisa digunakan untuk beternak ayam muda dan dewasa. Tingkat kepadatan ayam muda sekitar 5-7 ekor/m2, dan tingkat kepadatan ayam mendekati ayam dewasa sekitar 4 ekor/m2.

Sangkar surat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, antara lain:

kelebihan

Kandang di lantai semen dan tanah dapat membantu petani menghemat uang dan ruang. Peternak juga dapat membangun kandang di area yang lebih kecil. Kotoran yang dihasilkan oleh ayam di tukang pos tidak perlu terlalu sering dibersihkan.

Menggunakan cangkang sebagai sampah tidak hanya membuat ruangan tetap hangat, tetapi juga memungkinkan Anda menambahkan vitamin B12 ayam.

kehilangan

Tingkat penularan penyakit di kandang pos tinggi dan cepat. Peternak merasa sulit untuk mengidentifikasi kesehatan hewan melalui kotoran. Risiko lain muncul dari kondisi tempat tidur yang lembap atau lembab. Kondisi ini dapat menyebabkan parasit usus dan koksidiosis.

kandang postal
sumber: hobiternak.com

Apa perbedaan antara kandang pasir pos dan kandang pos panggung?

1. Kandang sampah pos

Lebar kandang postal return adalah 6 sampai 8 meter, tinggi kandang sekitar 2 sampai 3 meter di bagian samping, dan tinggi bagian tengah sekitar 5 sampai 6 meter.

Ketinggian kandang mempengaruhi sirkulasi udara di dalam kandang. Jika sirkulasi udara di dalam kandang lancar, suhu kandang akan rendah dan ayam tidak kepanasan.

Overheating dapat melemahkan ayam, membuatnya lebih rentan terhadap penyakit, dan menyebabkan kematian.

Sedangkan lebar tepi atap adalah 1,25-1,40 m dari dinding kandang.
Pemilihan kandang Joper Chicken Corp dapat disesuaikan dengan lokasi peternak. Salah satu kandang yang paling umum digunakan adalah kandang pos dasar, yang merupakan campuran kerang dan pasir.

Luas kandang sampah pos tergantung jumlah ayam yang dipelihara.

Untuk total sekitar 500 ekor ayam, Anda membutuhkan kandang dengan lebar kandang 6 m dan panjang kandang 8,5 m dengan luas 50 m2.

Jadi, tingkat kepadatannya adalah 10 ekor/m2. Perkembangbiakan ayam kampung super dengan model kandang ini disebut juga dengan istilah colony breeding.

Kandang koloni adalah pola pemeliharaan ayam kampung dalam jumlah banyak dalam satu kandang.

Lantai kandang surat terbuat dari tanah atau semen plester.

Untuk dinding, gunakan papan atau bambu yang dilekatkan pada kawat ram atas untuk membantu udara masuk ke dalam kandang.
Kembalikan bagian lantai kandang

Kandang serasah adalah kandang yang lantainya terbuat dari bahan padat seperti semen yang dicampur pasir.

Sebelum penyemenan, peternak terlebih dahulu dapat melapisinya dengan batu yang ditempatkan dengan baik. Kemudian lantai kandang direkatkan.

Kemudian, setelah pengolahan semen selesai, petani dapat menggunakan sekam padi atau sisa serutan gergaji dan kapur sebagai puing-puing untuk menutupi lantai semen. Ketebalan sekam padi berkisar antara 8-10 cm.
Salah satu contoh kandang joper yang berlaku adalah sistem terpusat (aktivitas ayam selalu di dalam kandang dan tidak keluar).

Keuntungan menggunakan sekam padi dan serutan kayu adalah dapat menyerap air, menyerap kelembaban dan kering, serta mengurangi kontak langsung antara kotoran ternak dan unggas. Selain itu, anak ayam dapat diisolasi dari efek dinding dari lantai.
Bagaimana cara mengelola kandang sampah dengan benar?

Anak ayam umur 4 minggu sebelum dipindahkan ke kandang diberi sisa-sisa sekam padi.

Sampah harus didesinfeksi terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk membasmi bakteri, bakteri, atau virus yang muncul.

Kandang serasah adalah jenis kandang yang memiliki lantai plesteran atau lantai dengan tanah yang ditimbun sekam padi di atasnya.

Kandang jenis ini dapat digunakan untuk memelihara ayam pedaging dan ayam petelur.

Kandang sampah umumnya ditutup dengan plastik di bagian luar dinding kandang untuk mencegah masuknya udara yang kuat ke dalam kandang.

2. Sangkar surat panggung

Juga dikenal sebagai sangkar surat panggung atau sangkar slat berada di lantai berlubang dan di bagian bawah sangkar.

Ada juga tempat untuk menyimpan kotoran ayam agar tidak bersentuhan langsung dengan kotoran ayam. Bentuk sangkar slat ini umumnya memanjang.

Lantai panggung terbuat dari kawat ram dan bambu. Ukuran rata-rata sangkar surat panggung adalah panjang 50-100 m dan lebar 7-10 m.

Check Also

Material Safety Data Sheet (MSDS): Simak Penjelasannya

Lembar Data Keselamatan Bahan atau Material Safety Data Sheet (LDKB) Peraturan Menteri Perindustrian No. 87/M-IND/PER/9/2009 …

Leave a Reply

Your email address will not be published.